0
Dikirim pada 10 Oktober 2013 di Catatan

Bak siang  berganti malam yang memunculkan sang rembulan

Bak gumpalan es yang melepaskan dari belenggu dan terus meleleh

Bak setetes embun pagi yang menyegarkan daun-daun labu

Salam hangat dari kami untukmu wahai malaikatku

Ibu..,

Maafkna aku tak pernah bisa membalas pengorbananmu

Tak jua berakhir untuk merepotkanmu

Maafkan aku dengan kelancangan kata dan praduga hatiku

Seharusnya aku melepaskan belenggu ini untuk lebih bisa mengerti perasaanmu

Ibu..,

Aku tak tega melihat air mata meleleh di wajah yang mulai keriput itu

Semua tanggung jawab engkau emban demi suami dan anakmu

Tak peduli telah seberapa lelah dirimu

Aku tau ketika setiap malam engkau tak bisa terlelap dengan kondisi itu

Meski engkau selalu tegar dihadapanku dan menutupi peluhmu

Apa yang harus aku lakukan untukmu ibu??

Engkau tak pernah merasakan sakit meski sebenarnya bulir-bulir bening itu meleleh dalam hatimu

Kenapa engkau selalu berusaha  terlihat baik-baik saja di depan anakmu?

Sudah berapa juta beban itu kau tanggung sendir tanpa mempeduliakan keselamatanmu

Meski aku tahu  tak bisa apa-apa raga dan nyawaku

Namun aku hanya berjanji untuk membuat engkau selalu tersenyum di sisa umurmu

Ibu..,

Anakmu akan selalu merindukanmu

Terkadang mata ini sembab ingat ketika suatu saat Alloh pasti akan  mengambil engkau dari sisiku

Aku tak akan pernah bisa melupakanmu ibu

Maafkan aku jika nanti tiba saatnya Alloh berkehendak untuk mengambilmu

Namun anakmu selalu menangisi dan tak mudah mengikhlaskan meski waktu telah berlalu

Maafkan anakmu yang akan terus merasa kehilangan dan kesepain yang menderu

Maafkan anakmu yang bahkan tak mampu mengoreskan kenangan terindah dalam sisa umurmu

Maafkan anakmu yang tak mampu mengobati sakit itu

Dan, maafkan anakmu yang tak mampu menjadi pelipur lara dalam kesidihanmu

Tapi aku berjanji untuk menjadikan engkau sebagai teladan dalam hidupku

Sebagai sosok istri sholehah yang senantiasa setia dan patuh pada zaujnya

Sebagai sosok ibu yang seantiasa mencurahkan segala kasih sayang untuk buah hati yang dicintanya

Ibu..,

Aku senantisa berdo’a untuk keseahatan dan kesejahteraan hidupmu

Aku senantiasa berdo’a semoga rahman-rahim-Nya selalu  tercurah untukmu

Aku senantiasa berdo’a engkau mendapat tempat terindah di sisi Rabb-Mu

Aku hanya berdo’a engkau segera menuju Jannahnya jika Alloh memanggilmu

Dan senantiasa damai dalam kesejukan firdaus yang Alloh persembahkan untukmu

Amin...

No one in this world that can take your place – MY MOTHER

Ma’assyauq ya umi

Salam hangat dari anakmu, aku selalu mencintaimu wahai malaikatku..

Rabu 9 oct 2013 – 04.45

 

 

 

 



Dikirim pada 10 Oktober 2013 di Catatan
comments powered by Disqus
Profile

Makhluk lemah yang masih terus belajar untuk menemukan makna hidup yang hakiki, dg terus belajar InsyaAlloh More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 19.648 kali


connect with ABATASA